MAMA
Senja ini angin berbisik menghembuskan namamu
Dalam semilir yang membuatku tenggelam sesaat dalam kesejukan sepoinya
Dalam semilir yang membuatku tenggelam sesaat dalam kesejukan sepoinya
Duhai rindu,
Itukah engkau
Yang kerap hadir dalam bilik ingatku
Menghadirkan sekeping hangat
Itukah engkau
Yang kerap hadir dalam bilik ingatku
Menghadirkan sekeping hangat
Karena sekelebat tentangmu
Adalah kisah sepotong haru
Yang meresap diam-diam memenuhi rongga dada
Melesakkan butiran air mata yang mengalir pelan-pelan
Adalah kisah sepotong haru
Yang meresap diam-diam memenuhi rongga dada
Melesakkan butiran air mata yang mengalir pelan-pelan
Dan sejenak meruntuhkan dinding pertahananku
Untuk tetap tegar menghadapi
Perburuan nasib di sepanjang perjalanan hidup
Untuk tetap tegar menghadapi
Perburuan nasib di sepanjang perjalanan hidup
Menghantarkan harap tuk kembali ke masa-masa indah dulu
Ke pangkuanmu yang lembut
Saat dimana ku tumpahkan semua rasaku
Ketika tanpa pernah bosan kau peluk aku
Dan kau bisikkan semua pesan indah
Yang sederhana namun sarat makna
Ke pangkuanmu yang lembut
Saat dimana ku tumpahkan semua rasaku
Ketika tanpa pernah bosan kau peluk aku
Dan kau bisikkan semua pesan indah
Yang sederhana namun sarat makna
Di kelamnya jelaga malam yang menghapus jingga senja
Akan ku tutup lembar kenangan ini
Dan ku simpan rapi
Dalam selasar ruang kalbu
Sebagai penyemangat langkah
Sampai di penghujung nafasku nanti....
Akan ku tutup lembar kenangan ini
Dan ku simpan rapi
Dalam selasar ruang kalbu
Sebagai penyemangat langkah
Sampai di penghujung nafasku nanti....
Komentar
Posting Komentar