Kepada Yth : Wakil Rakyat
Wahai para wakil kami yang terhormat
Saat kami memilihmu dulu
Yang terbersit di kepala kami
Adalah bahwa kalian akan bekerja sebaik-baik
Sekeras-keras usaha kalian
Untuk kesejahteraan kami
Rakyat yang kalian wakili
Sungguh tak ada dalam pikiran kami
Kalau usaha itu
Adalah berarti bermewah-mewah
Di atas kehidupan kami
Yang sebagian besar masih dibawah garis kemiskinan
Tak ada juga dalam pikiran kami
Bahwa kalian hanya akan datang, duduk, diam
Saat suatu rancangan kebijakan dibicarakan
Kalian bukan pegawai rendahan seperti kami
Yang tidak bisa berbuat banyak
Karena selalu dibatasi
Dan suaranya tidak akan didengar
Bukan,
Kalian lebih dari itu
Di tangan kalian
Suatu amanah kekuasaan digenggam
Melalui kalian,
Kami berharap kebenaran, keadilan dan kesejahteraan
Benar-benar diperjuangkan
Kalian tidak boleh diam
Saat ada kemungkaran di depan mata terjadi
Saat kompromi dan lobi-lobi dijalankan
Saat di tangan kalian amanah besar itu berada
Jangan berdalih karena jumlah kalian yang masih sedikit
Kalian membisu seribu bahasa
Itu alasan usang yang lekang dimakan jaman
Pasti ada yang bisa dilakukan
Selain bersekutu kalah
Toh, kami pun tidak buta
Kami memang miskin harta
Tapi nurani kami masih ruah berlimpah
Sekecil apa upaya tulus kalian
Untuk kami
Tentu akan terasa di hati kami
Jadi..
Maaf kalau saat ini
Masih besar keraguan kami
Tulus dan benarkan usaha kalian?
Sudah maksimalkah?
Harapan kami
Saat kami harus memilih
Satu diantara kalian nanti
Semoga bukan janji palsu
Dan impian indah semata tanpa bukti yang kan kami tuai
Jangan pertontonkan banyaknya kekayaan kalian
Yang entah didapat dengan cara yang halal atau sebaliknya
Tunjukkan saja kepada kami
Sepak terjang kerja keras kalian
Untuk membersihkan sistem birokrasi, membuat generasi muda pintar dan cerdas, menjamin ketersediaan dan kelayakan pelayanan kesehatan
Bagi seluruh anak negeri
Saat kami memilihmu dulu
Yang terbersit di kepala kami
Adalah bahwa kalian akan bekerja sebaik-baik
Sekeras-keras usaha kalian
Untuk kesejahteraan kami
Rakyat yang kalian wakili
Sungguh tak ada dalam pikiran kami
Kalau usaha itu
Adalah berarti bermewah-mewah
Di atas kehidupan kami
Yang sebagian besar masih dibawah garis kemiskinan
Tak ada juga dalam pikiran kami
Bahwa kalian hanya akan datang, duduk, diam
Saat suatu rancangan kebijakan dibicarakan
Kalian bukan pegawai rendahan seperti kami
Yang tidak bisa berbuat banyak
Karena selalu dibatasi
Dan suaranya tidak akan didengar
Bukan,
Kalian lebih dari itu
Di tangan kalian
Suatu amanah kekuasaan digenggam
Melalui kalian,
Kami berharap kebenaran, keadilan dan kesejahteraan
Benar-benar diperjuangkan
Kalian tidak boleh diam
Saat ada kemungkaran di depan mata terjadi
Saat kompromi dan lobi-lobi dijalankan
Saat di tangan kalian amanah besar itu berada
Jangan berdalih karena jumlah kalian yang masih sedikit
Kalian membisu seribu bahasa
Itu alasan usang yang lekang dimakan jaman
Pasti ada yang bisa dilakukan
Selain bersekutu kalah
Toh, kami pun tidak buta
Kami memang miskin harta
Tapi nurani kami masih ruah berlimpah
Sekecil apa upaya tulus kalian
Untuk kami
Tentu akan terasa di hati kami
Jadi..
Maaf kalau saat ini
Masih besar keraguan kami
Tulus dan benarkan usaha kalian?
Sudah maksimalkah?
Harapan kami
Saat kami harus memilih
Satu diantara kalian nanti
Semoga bukan janji palsu
Dan impian indah semata tanpa bukti yang kan kami tuai
Jangan pertontonkan banyaknya kekayaan kalian
Yang entah didapat dengan cara yang halal atau sebaliknya
Tunjukkan saja kepada kami
Sepak terjang kerja keras kalian
Untuk membersihkan sistem birokrasi, membuat generasi muda pintar dan cerdas, menjamin ketersediaan dan kelayakan pelayanan kesehatan
Bagi seluruh anak negeri
Komentar
Posting Komentar