Lihat Lebih Dekat



Pernah dengarkan frase : "don't judge a book by it's cover"? Maknanya kurang lebih jangan menilai seseorang hanya berdasar tampilan luarnya saja. Benarkah? Menurut saya, ada benarnya juga.

Beberapa waktu yang lalu, tetangga saya yang beda beberapa blok dari rumah saya, kemalingan. Bukan oleh garong yang bertopeng ski kayak penjahat di filem2 itu (halah :p ), bukan pula di tengah malam buta. Tapi oleh sepasang (yang sepertinya) suami istri dengan penampilan rapi jali plus wangi. Di siang hari bolong. Lho koq bisa?

Jadi gini ceritanya.... Tetangga saya itu jualan pulsa. Teras rumahnya yang lumayan luas, dibagi beberapa bagian untuk dijadikan counter jual pulsa. Lumayan laris karena gak terlalu banyak saingannya.

Nah, suatu siang, datanglah sebuah mobil yang berisi pasangan suami istri yang udah saya sebut di atas. Yang perempuan dandanannya modis banget. Yang laki-laki juga gak beda. Mereka bilang lagi cari kartu baru untuk HP mereka. Wah orang kaya ni, pikir tetangga saya senang. Soalnya mobil yang mereka tumpangi itu keren.

Tetangga saya tentu saja melayani dengan prima. Full senyum dan tanggap banget. Kan siapa tau bisa borong dagangan dan jadi langganan tetap.

Mungkin saya pun akan bersikap seperti itu kalo misalnya saya jualan dan ketemu calon pembeli yang tampak luarnya kaya :D Aih matre banget deh *jewer kuping sendiri*

Balik ke cerita. Pasangan suami istri yang keliatannya  kaya itu pun, asik minta berbagai nomer. Mereka melihat-lihat koleksi kartu perdana yang dimiliki tetangga saya.

Udah beberapa lama milih-milih, mereka memutuskan untuk gak jadi beli. Alasannya gak ada yang pas di hati. Haiyyah untung tetangga saya gak nimpuk mereka pake bakiak. Udah lama, gak beli pula. Ya gak apa-apa sih sebenarnya. Namanya pembeli, walo masih calon kan tetap aja raja.

Tapiiii...bukan itu masalahnya. Ternyata mereka itu mencuri, Saudara-saudara. Yap. Beberapa kartu perdana jualannya tetangga saya itu lenyap tak berbekas. Tetangga saya baru nyadar setelah merapikan kartu yang habis dilihat-lihat tadi. Sayangnya, pasangan itu sudah pergi jauh bersama mobil mereka. Lemas lunglailah seluruh tubuh. Hilang sudah beberapa keuntungan plus modal.

Untung tetangga saya itu orangnya taat beragama. Jadi ia relakan semuanya. Toh, mau nangis meraung-raung dan meratap juga gak akan mengembalikan semua kartu perdana yang diambil. Cuma yang bikin syok, penampilan keren ternyata maling.

Dari situ, ada pelajaran berharga yang bisa dipetik. Kita seringkali menilai seseorang hanya dari penampilan luarnya aja. Kecantikan, kekayaan, kepintaran dll. Ternyata wajah oke, penampilan wah, gak menjamin dia adalah orang yang baik.

Ah belom tentu gitu. Itu kan baru satu kasus.

Mau bukti lain? Ini kebalikan dari peristiwa di atas. Penampilan luar gak banget tapi ternyata dia baik. Saya pernah mendapati seorang laki-laki yang penampilannya preman and funky abis, nyebrangin nenek-nenek di jalan raya yang ramai. Padahal, celana sobek-sobek, telinga di tindik, rambut ala mohawk. Gak meyakinkan deh pokoknya. Nah, koq kenyataannya justru dia peduli dan mau bantu?

Ada satu lagi, kisah nyata berdasarkan penuturan teman sekantor saya terkait dengan penampilan seseorang. Dulu, teman saya ini pernah menjadi seorang teller suatu bank nasional yang terkemuka dan masuk dalam jajaran bank besar. Nah, salah satu nasabahnya punya rekening yang jumlahnya milyaran. Ternyata dia adalah seorang pengusaha. Tapi, tau gak? Penampilannya sederhana banget (gak mengesankan dia jutawan deh) dan bahkan istrinya kadang membelikan dia makan yang dibeli dari warteg (bungkusan nasi wartegnya itu dibawa saat nyetor uang untuk dimasukkan ke rekeningnya ke temen saya). Dan kalo gak liat sendiri buku tabungannya, mungkin kita gak akan percaya kalo dia kaya.

Yang terbaru, kisah penculikan bayi di RSHS Bandung. Penculiknya berpakaian seperti dokter. Ayah sang bayi yang menyangka ia betul-betul dokter, menyerahkan bayinya saat akan membantu istrinya ke toilet. Begitu kembali ke kamar perawatan, ternyata wanita yang berpakaian seperti dokter tadi lenyap berikut bayinya yang masih berusia beberapa hari. Alhamdulillah, saat ini bayi tersebut sudah ditemukan. Susah memang bedain, mana dokter asli mana yang gadungan kalo keduanya memakai jaket dokter yang sama. *pelajaran berharga untuk lebih berhati-hati di RS*

Memang gak bisa digeneralisir. Ada juga yang wajah dan penampilannya cantik, kaya, pintar tapi baiiiik hatinya. Kalo itu edisi paket lengkap ya :). Sebaliknya, banyak yang penampilannya preman, kelakuannya juga peman -__-.

Tapi jangan jadikan penampilan seseorang sebagai satu-satunya parameter bagi kita untuk memilih bersikap. Waspada boleh, harus malah. Cuma jangan sampai sikap kita berbeda hanya karena yang satu sepertinya kaya sedangkan yang satu keliatannya hidup sengsara. Yang satu wangi yang lainnya bau. Takutnya kita sendiri yang rugi. Karena bisa jadi penampilan fisik gak menggambarkan secara utuh pribadinya.

Jadi, jangan terkecoh tampilan luar. Ia bisa menipu. Tapi juga jangan berprasangka. Tengah-tengah dan biasa-biasa saja. Dan seperti yang pernah Sherina bilang di lagu anak-anaknya : "Lihatlah segalanya lebih dekat, dan ku bisa menilai lebih bijaksana"....






Komentar

  1. kereeeeeeeeeeennnnnnnnnn........ Keep writing buuu.. Ditunggu artikel berikutnyaa

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan Populer