(PUISI) Kepada Suamiku

Coba kau lihat titik-titik gemintang di atas sana
Hitunglah jumlahnya, satu dua tiga sepuluh seratus ?
Itu baru dalam pandangan matamu yang seperti arah pandangku,
Terbatas tak mampu menyapu seluas cakrawala langit

Tahukah engkau, wahai suamiku
Ruang hatiku yang satu ini tak mampu
Membingkai utuh seluruh rasamu
Berikut derivasi pembuktiannya 
Yang dimataku seibarat titik bintang
Bahkan lebih jumlahnya

Maafkan,
Kalau selama langkah kita berjalan ini
Aku sering kali melampaui batas kesabaranmu
Atau menggores hatimu dengan torehan-torehan pedih tanpa sengaja

Dan, terima kasih
Atas semua usahamu yang kerap kuabaikan nilainya
Semata karena harapku 
Masih sebatas seikat bunga atau rayuan gombal pinggiran

Doaku kepadamu suamiku,
Semoga Dia Yang Maha Cinta selalu membimbing arah kita
Menghilangkan kelemahan-kelemahan kita
Hingga nanti saatnya
Dia berkenan menyatukan kita lagi di akhir nanti aamiin

(Medio 2013, dibatas gerimis senja)

Komentar

Postingan Populer