Masih Berbudaya Timurkah Kita?

Benarkah (baca : masihkah) kita adalah bangsa yang menjunjung nilai-nilai ketimuran? Dalam persepsi saya, bangsa yang menjunjung nilai-nilai ketimuran adalah bangsa yang : ramah, menghormati yang lebih tua, mudah menolong apalagi kepada yang lebih lemah, malu melakukan hal-hal di luar batas kesopanan di muka umum dll.

Bagaimana kenyataannya di lapangan? Ternyata dari pengalaman, pengamatan, ato hasil baca-baca, sayang skali kita sekarang sudah jauh dari itu semua.

Buktinya apa? Pernah gak anda melihat ada wanita hamil besar naik kereta ato moda angkutan umum lainnya tapi gak dikasih tempat duduk? Padahal dia berdiri di depan laki2 yg duduk di kereta itu, tapi keliatannya sih yang bersangkutan tidur atau "cuma keliatannya" aja ya? Itu baru wanita hamil,belum wanita dengan anak, atau lansia. Itu cuma satu contoh kejadian di suatu moda belum lagi di ruang publik lainnya.

Contoh lain : pernah gak kita ngeliat org buang sampah sembarangan padahal dia naik mobil mewah yg berarti secara background edukasi lumayan high educated. Ato org ngerokok sembarangan di angkot padahal di dalamnya ada anak-anak,dan orang-orang yg gak ngerokok? Udah ngasih kode nutup idung, ato kipas2 supaya dia nyadar tuk matiin rokoknya tapi tetep aja gak sadar?
Dan yang terbaru kasus pembajakan bus oleh sejumlah pelajar di jakarta.

Ada apakah dengan bangsa kita? Sudahlah di luar negeri kita dipandang sebelah mata (bahkan sama negara tetangga yang serumpun, di dalam negeri jg gak jelas. Kepada siapa kita harus mencontoh kalo udah begini? Politikus? Pengamat? Ah sudahlah... mari kita minum teh anget saja di hari yg mendung ini ^_^

Komentar

Postingan Populer